Di suatu hari rabu bulan maret 2010 aku sedang online facebook karena memang saat itu aku sedang libur karena anak kelas tertinggi atau kelas tiga sedang menghadapi ujian nasional.
Aku seorang cewek bernama Dika. Saat itu aku masih kelas dua SMP.
Seperti biasanya, aku mengotak atik semua yang ada di facebookku. Namun, tak berapa lama kemudian seseorang mengajak chatting denganku.
"Hy", sapanya.
"Hy juga", balasku.
"Siapa? Dimana?", tanyanya lagi.
"Dika. Di Siantar. Kamu?" jawabku sekaligus bertanya.
"Oh, aku azmi. Salam kenal ya", balasnya.
Itulah sekelumit awal perkenalanku dengan azmi. Setelah itu kami saling berbagi info diri, sama seperti yang biasa dilakukan orang lain saat berkenalan.
Dari sana aku tau, ternyata Azmi tinggal di Bekasi. Ternyata dia juga sebaya denganku, masih kelas dua SMP. Awalnya aku gak percaya, karena memang saat itu adalah pertama kalinya aku punya kenalan dari facebook yang sebaya, lain kota lagi. Biasanya orang-orang yang ingin berkenalan denganku satu kota denganku, dan umumnya mereka mencari kenalan cewek hanya buat dijadikan pacar untuk pengisi status. Bahkan ada yang lebih fatal dijadikan sebagai pemuas nafsu syahwat mereka saja. Hal itulah yang membuat aku kurang percaya jika berkenalan dengan para makhluk adam di dunia maya, termasuk dengan azmi.
Di akhir perkenalan Azmi meminta nomer handphoneku. Awalnya aku ragu untuk memberinya, tetapi entah mengapa hatiku menyuruhku untuk memberi nomer handphoneku. Akhirnya aku memberikan nomer handphoneku, tetapi seraya berperan agar dia jangan menyebarkannya ke orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar